sejenak
Ingatlah segala kesakitan yang kau tahu pasti datang. Bukankah kau sendiri yang mengemasnya? Membukanya lalu menghisap dan mengecapnya kala sore di beranda rumahmu?
Tahun yang penuh marabahaya kau menyebutnya dalam kewaspadaan yang sangat rendah.
Menghiraukannya seperti lembaran soal ujian yang sukar.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar